cabbhi lete' kene'
Buku Anak,  Carèta Embu'

Buku Cabbhi Lètè Kènè: Menjelajahi Rasa dan Cerita Cabai Madura

Alhamdulillah, akhirnya prapesan buku Cabbhi Lètè Kènè’ dibuka mulai 26 Juli-02 Agustus 2026. Eh, apa sih Cabbhi Lètè Kènè’ itu? dalam bahasa Madura, cabbhi lété’ berarti cabai rawit dan kéné’ berarti kecil. Frasa cabbhi lété’ kéné’ diambil dari peribahasa Né’-kéné’ Cabbhi Lété’, yang berarti kecil-kecil cabai rawit, kiasan untuk orang kecil secara fisik namun tangguh. Buku ini menarasikan ulang tradisi lisan melalui tokoh anak Cabbhi Lété’ Kéné’ dan petualangannya mengenal rasa dan cerita di balik pedasnya cabai. Kamu akan diajak menjelajahi sisi lain Pulau Madura!

Buku ini dirangkai oleh penulis Ifaikah Kalidin (@ceritaembuk) yang tinggal di Bangkalan, dibantu oleh teman-temannya dari jarak jauh. Ada Indah Mustika Shanti (@indah.mustika.s) yang tinggal di Bekasi melakukan penyuntingan bahasa Indonesia. Penyuntingan bahasa Madura oleh Nurul Fadhilah (@delanuf) di Sumenep. Sementara ilustrasi dibuat oleh Vika Novitasari (@nunabi.vika) di Malang.

Kenapa perlu penyuntingan bahasa Madura? Bahasa Madura itu punya ragam dialek. Penulis menggunakan dialek Bangkalan karena terbiasa sebagai bahasa sehari-hari. Sedangkan Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur menetapkan acuan baku menggunakan dialek Sumenep. Nah, buku ini ditulis dalam bahasa Madura sebagai bahasa utamanya dan dilengkapi dengan terjemahan bahasa Indonesia. Buku anak Madura ini dicetak dalam dua versi: softcover dan hardcover. 32 halaman full ilustrasi, full warna serta ada halaman khusus permainan mencocokkan kata.


Seorang Perempuan, Istri dan Ibu Purnawaktu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!