Roma Rassa
Roma Rassa (rumah rasa) adalah ruang imajinasi di mana kata-kata menautkan rasa.
-
-
(tidak) Menjadi Perempuan yang diharapkan Banyak Orang – (Bagian satu)
Menimbang dua beban di pundaknya: mana yang lebih berat untuk terus dibawa atau ditinggalkan?
-
Untukmu yang Tak habisnya Ku Cintai dan Rindui
"Menjadi dewasa, meninggalkan masa kanak-kanak, jika ku tahu sesakit ini, aku ingin seterusnya menjadi anak-anak,"
-
Menjumpai Pagi dan Realitas Diri
Siapa dirinya? Sudah lima tahun ini ia mengumpulkan kata hanya untuk merumuskan dirinya Siapa? Apa posisinya dalam perusahaan? Apa peranannya?
-
Embok Randeh Kasehan, Perempuan Sunyi dari Bulan
Tidak ratusan purnama, merindumu sudah sejak bulan serupa sabit hingga ia menuju gerhana.
-
-
-
Mati Perlahan di Rasamu
Tak ada pilihan, kecuali keputusan Aku yang mati karena rasa Dan Kamu yang tetap hidup karena berlogika
-
Perempuan Bermuka Seribu itu, Aku
Katanya, biarlah Tuhan yang menuntunku ke jalan yang benar, sesuai dengan kodratnya. Jangan menjadi Hawa ke dua yang diusir dari Surga.